Semua artikel oleh admin

SUSUNAN PENGURUS ROHIS MIFTAHUL JANNAH TAHUN 2018-2019


Susunan pengurus ekstra Rohis tahun 2018/2019

Berikut beberapa nama pengurus ekstra Rohis.

Ketua                        : Farhan Iqbal Ramadhan

Wakil ketua          : Dyana Fatikhasari

Sekretaris 1.         : Bisma Surya Bharata

Sekretaris 2.         : Sabrina Tria Ismi

Bendahara 1.       : Ersa Fitria Mahardika

Bendahara 2.       : Hanif Nur Zhulaikah

Coordinator 1.   : Alen Azharun

Coordinator 2.   : Sesilia kurotul a’yuni

Semoga, selama kita menjabat sebagai pengurus ekstra Rohis diberi kelancaran dan kemudahan hingga akhir masa jabat kita.. Aamiin

Sekian, dan terima kasih

Wassalmu’alikum wr.wb

MAKESTA (MASA KESETIAAN ANGGOTA)

Masa Kesetiaan Anggota tahun 2017/2018
Masa Kesetiaan Anggota tahun 2017/2018

MAKESTA (Masa Kesetiaan Anggota) baru saja selesai dilaksanakan oleh ekstra ROHIS Miftahul Jannah pada 18 Februari 2018. Nah pasti kalian pengen tau kan gimana makesta itu dan apa aja kegiatannya, yuk kita ulas. Karena pentingnya keakraban sesama anggota, pengurus ekstra ROHIS angkatan 2017/2018 memutuskan untuk mengadakan acara yang kental dengan keakraban sesama anggota ROHIS. Jadi semua kegiatan dalam acara tersebut haruslah berlandaskan kekeluargaan. Apa aja sih kegiatannya, diawali seminar keagamaan yang diisi oleh K.H. Choirul Anam dari PSM Takeran, materi yang dibawakan oleh beliau berjudul Pentingnya Adab Daripada Ilmu. Beliau membawakannya dengan ringan dan sesuai dengan kondisi anak SMA, jadi hadirin dalam acara ini tidak merasa bosan ataupun mengantuk. Inti dari seminar tersebut adalah tiap-tiap dari manusia diwajibkan untuk menuntut ilmu, baik ilmu agama begitu pula ilmudalam bidang iptek. Namun sangatlah disayangkan jika tingginya ilmu modern tidak diimbangi dengan ilmu agama, sungguh sia-sia ilmu yang didapatinya. Maka dari itu kita sebagai pelajar juga harus memperhatikan ilmu agama yang kita miliki mengingat kita ini umat Islam maka sangat lah penting untuk mendalami ilmu agama. Karena dengan ilmu agama ilmu dunia akan mengikuti yakinkan dulu hati kita pada Allah, In syaa Allah semua akan dilancarkan

Kegiatan kedua dalam acara tersebut adalah game, dalam kegiatan ini adik-adik junior ekstra ROHIS Miftahul Jannah berperan aktif sebagai peserta game. Game yang diberikan dalam acara ini juga termasuk game-game yang harus menjunjung tinggi rasa solidaritas, dimana setiap peserta membentuk beberapa tim. Setiap tim beradu cepat agar memperoleh waktu tercepat. Stategi utama yang membentuk rasa solidaritas ialah antar peserta di dalam tim harus mampu menghargai dan mempercayai  usaha anggota tim.

Kegiatan yang ketiga adalah sharing anggota ROHIS, untuk lebih memperdalam keakraban antar semua anggota ROHIS maka deselipkan juga kegiatan tersebut dalam acara ini. Demikianlah kegitan-kegiatan dalam acara Makesta ini.

 

 

Kaligrafi

Karya Kaligrafi Angota Rohis 2017/2018
Karya Kaligrafi Angota Rohis 2017/2018

Gambar kaligrafi merupakan seni tulis yang berkembang di Jazirah Arab. Kaligrafi selalu menjadi suatu seni tulis yang indah dan selalu terdapat di setiap sudut masjid. Pada umumnya kaligrafi merupakan tulisan Arab yang ditulis dengan beberapa guratan dengan memperhatikan unsur artistik dari setiap tulisan. Tulisan tersebut selalu menjadi hiasan seni rupa yang disukai oleh banyak orang.

Kaligrafi merupakan suatu seni tulisan yang biasanya merupakan kalimat bahasa arab yang indah. Setiap seni kaligrafi yang ditampilkan selalu memiliki unsur-unsur keindahan pada setiap pola dan bentuknya. Gambar kaligrafi selalu membuat seseorang terpesona dengan keindahan dari gambar kaligrafi.

Kaligrafi Islam ada banyak jenis dan ragamnya. Masing masing, memiliki bentuk huruf dan fungsi yang berbeda beda. Tulisan untuk dokumen dokumen resmi misalnya, menggunakan jenis kaligrafi tertentu yang berbeda dengan kaligrafi untuk hiasan dan sampul sampul buku. Begitu juga tulisan untuk prasasti dan rambu rambu, dan seterusnya.

Kaligrafi Islam ada banyak jenis dan ragamnya. Masing masing, memiliki bentuk huruf dan fungsi yang berbeda beda. Tulisan untuk dokumen dokumen resmi misalnya, menggunakan jenis kaligrafi tertentu yang berbeda dengan kaligrafi untuk hiasan dan sampul sampul buku. Begitu juga tulisan untuk prasasti dan rambu rambu, dan seterusnya.

Seni kaligrafi sendiri lebih terkenal pada dunia islam. Sebab, kaligrafi biasanya diambil dari penggalan-penggalan dalam kitab suci Al Quran. Biasanya seni kaligrafi yang masuk ke dalam seni rupa islam selalu menjadi hiasan di dinding-dinding rumah ataupun masjid.

Kami dari ekstrakurikuler ROHIS Miftahul Jannah SMAN 1 Geger mengadakan kegiatan membuat kaligrafi yang diikuti oleh kelas 10 yang ikut ekstrakurikuler ROHIS. Anggota ROHIS membuat desain kaligrafi dengan media kertas gambar dan menggunakan tema bebas. Dengan diadakan keguatan membuat kaligrafi, maka siwa-siswi dari ekstrakurikuler ROHIS dapat meningkatkan kreatifitas seni dalam bidang kaligrafi dan menumbuhkan jiwa seni, baca tulis Al-Quran sejak dini, dapat melatih kecerdasan anak dan melatih kreativitas Islam. Serta dengan adanya kegiatan kaligrafi ini siswa-siswi lebih terpacu kreatifitasnya.

FUNGSI DAN TUJUAN

Pembelajaran kaligrafi memiliki fungsi dan tujuan menumbuhkembangkan potensi, sikap dan ketrampilan. Secara rinci, fungsi dan tujuan kaligrafi adalah:

  1. Mengembangkan kemampuan dan ketrampilan siswa siswi melalui penelaahan jenis, bentuk, dan sifat fungsi, alat, bahan, proses dan teknik dalam membuat prosuk karya seni.
  2. Mengembangkan kemampuan intelektual, imajinatif, ekspresif, kepekaan rasa estetik, kreatif, ketrampilan dalam menghargai terhadap hasil karya seni.
  3. Secara estetis, kaligrafi memiliki unsur keindahan, hias dan plastisitas bentuk serta kekayaan ragam aksesoris dan iluminasinya yang menumbuhkan rasa estetika yang mendalam.

WISATA ROHANI (Ziarah Wali)

Wisroh SMAN 1 Geger 2017
Wisroh SMAN 1 Geger 2017

Wisata Rohani merupakan suatu kegiatan yang ditujukan untuk meningkatkan kualitas keimanan seseorang. Wisata tersebut bukan bermaksuduntukbersenang-senang seperti liburan untuk menuruti hawa nafsu melainkan kegiatan yang memberi wawasan mengenai tokoh -tokoh penyebar agama Islam di Indonesia.Kegiatan tersebut dilakukan dengan cara mengunjungi atau berziarah ke makam para Waliyullah. Rohis Miftahul Jannah SMA Negeri 1 Geger telah mengadakan Wisata Rohani tepatnya pada tanggal 25 Mei 2016. Kegiatan tersebut diikuti olehseluruh anggota Rohis kelas X dan kelas XI serta seluruh anggota kelas X MIPA 4.

Wisata Rohani Rohis 2017
Wisata Rohani Rohis 2017

Kegiatan tersebut berlangsung selama 1 hari. Wisata rohani ini dilakukan khusus Wali daerah Jawa Timur. Tempat yang pernah dikunjungi antara lain :

  1. Makam Gus Dur, Jombang
  2. Makam Maulana Sayyid Jumadil Kubro, Mojokerto
  3. Makam Syekh SyaikhonaKholil, Bangkalan, Madura
  4. Makam Sunan Ampel,Surabaya
  5. Makam Mbah Bolong, Surabaya
  6. Makam Mbah Sholeh, Surabaya
  7. Makam Sunan Giri, Gresik
  8. Makam Sunan Drajat, Lamongan

Al-BANJARI (Habsyi)

lomba banjari se-eks karisidenan madiun
Lomba Banjari se-eks karisidenan madiun di MAN 2 KOTA MADIUN

Lagu nada sholawat pada zaman dahulu yang hanya dipasarkan pada kegiatan rohani seperti, pesta pernikahan, Walimatul khitan, dan lain sebagainya. Lagu nada sholawat pada zaman ini tak lagi dilantunkan atas dasar niat suka rela untuk membaca sholawat dengan tujuan untuk meramaikan atau mengisi acara hajatan tersebut. Seni terbang al-Banjari adalah sebuah kesenian khas islami yang berasal dari Kalimantan. Iramanya yang menghentak, rancak dan variatif membuat kesenian ini masih banyak digandrungi oleh pemuda-pemudi hingga sekarang. Seni jenis ini bisa disebut pula aset atau ekskul terbaik di pondok-pondok pesantren Salafiyah. Sampai detik ini seni hadrah yang berasal dari kota Banjar ini bisa dibilang paling konsisten dan paling banyak diminati oleh kalangan santri, bahkan saat ini di beberapa kampus mulai ikut menyemarakkan jenis musik ini.Hadrah al-Banjari masih merupakan jenis musik rebana yang mempunyai keterkaitan sejarah pada masa penyebaran agama Islam oleh Sunan Kalijaga, Jawa. Karena perkembangannya yang menarik, kesenian ini seringkali digelar dalam acara-acara seperti maulid nabi, isra’ mi’raj atau hajatan semacam sunatan dan pernikahan. Alat rebananya sendiri berasal dari daerah Timur Tengah dan dipakai untuk acara kesenian.

 

Kemudian alat musik ini semakin meluas perkembangannya hingga ke Indonesia, mengalami penyesuaian dengan musik-musik tradisional baik seni lagu yang dibawakan maupun alat musik yang dimainkan. Demikian pula musik gambus, kasidah dan hadroh adalah termasuk jenis kesenian yang sering menggunakan rebana. Keunikan musik rebana termasuk banjari adalah hanya terdapat satu alat musik yaitu rebana yang dimainkan dengan cara dipukul secara langsung oleh tangan pemain tanpa menggunakan alat pemukul. Musik ini dapat dimainkan oleh siapapun untuk mengiringi nyanyian dzikir atau sholawat yang bertemakan pesan-pesan agama dan juga pesan-pesan sosial budaya.

 

Rutinan Al-Banjari
Rutinan Al-Banjari

Umumnya menggunakan bahasa Arab, tapi belakangan banyak yang mengadopsi bahasa lokal untuk kresenian ini. Jadi, sebagai generasi penerus kita harusnya berbangga hati karena dapat menjaga apa yang telah di ajarkan oleh nabi sebelumnya. Akhirnya, mari kita bersama melestarikan kesenian Islami ini. Nabi Muhammad SAW. juga tidak pernah melarang ’seni’. Kita jadikan rebana ini sebagai wahana untuk menggapai cinta-Nya serta meraih syafaatnya sehingga kelak menjadi ummat yang selamat.

Al-Banjari adalah suatu seni seperti hadroh yang di pukul sesuai dengan aturan atau rumus tertentu. Keunikan dari seni ini adalah dimainkan secara langsung dengan cara di pukul secara langsung oleh tangan pemain. Hasil dari ini akan di iringi oleh dzikir atau lagu sholawat.

Kami dari ekstrakulikuler Rohis SMA N 1 Geger telah rutin melaksankan kegiatan Latihan Al-Banjari telah berhasil melaksanakan program ini dengan baik. Program ini dilaksanakn di SMAN 1 Geger setiap hari senin dan sabtu. Peserta dari latihan ini adalah seluruh anggota rohis kelas X ataupun kelas XI. Program ini dilaksanak di mushola SMAN 1 Geger. Pada saat latihan ini semua di wajibkan untuk ikut tanpa ada kecuali. Sebelum tahun 2016 latihan ini belum pernah di laksanakan. Dan baru 2 tahun berjalan latihan Al-Banjari dilaksanakan oleh ektrsakulikuler Rohis “Miftahul Jannah”. Namun, Group banjari di SMA N 1 Geger juga pernah mengikuti lomba tingkat Eks-Karesidenan Madiun.

Group Al-Banjari SMA N 1 Geger sudah mulai berkembang dengan di buktikan adanya partisipasi untuk mengikuti lomba. Lomba pertama dari group kita adalah Lomba Festival Banjari di SMAN 1 Geger. Lomba ini merupakan lomba tingkat Eks Karisidenan Madiun.

SBQ (Seni Baca Quran) 2017/2018

SBQ  (Seni Baca Quran) 2017/2018

sbq

Membaca Al-Qur’an atau yang biasa disebut dengan mengaji merupakan salah satu kegiatan yang wajib dilakukan oleh semua umat muslim. Salah satu bentuknya yaitu SBQ (Seni Baca Qur’an). Berkaitan dengan hal itu, ekstra Rohis SMA Negeri 1 Geger mengadakan kegiatan tersebut yang secara rutin dilaksanakan pada hari Jum’at pukul satu siang sampai dua siang yang bertempat di Masjid An-Nuur SMA Negeri 1 Geger.

Dalam pelaksanaan SBQ SMA Negeri 1 Geger ini diikuti oleh semua anggota Rohis kelas  X dan XI serta dua orang perwakilan dari setiap kelas X dan XI. Dalam pelaksanaannya kegiatan ini dibimbing oleh Bu Hanif yang mencontohkan seni membaca Al-Qur’an dengan baik serta didampingi oleh Bu Mar’atul selaku guru Pendidikan Agama Islam. Awalnya, beliau membacakan satu ayat kemudian peserta akan menirukan ayat yang dibacakan begitu seterusnya.

 

 

 

 

SUSUNAN KEANGGOTAAN ROHIS MIFTAHUL JANNAH 2017/2018

Pelindung                                            :  Drs. Makmun Fatoni, M.Pd

Wakasek kesiswaan                      :  Drs. Subiyanto

Pembina                                               :  Soleh Hasan, S.Ag M.Pd.I

Ketua MPK                                         :  Alfiansyah Hargiatama Sinatria

Ketua OSIS                                         :  Sapta Bayu Nugroho

Sekbid Keimanan dan

Ketaqwaan Terhadap Tuhan    :  Rafika Brian Nuzula Putra

Ketua                                                     :  Munirul Ichwani

Wakil ketua                                        :  Adi Prayoga

Sekretaris                                           : 1.  Satrio Prayogi Wibowo

2. Fitria Kumala Sari

Bendahara                                        : 1. Harum Indah Permatasari

2. Ana Nur Alifah

Koordinator                                    : 1. Rosyid Nihru Mas-ul

2. Elva Sukma Chahyaresita

Anggota                                              : 1.  Anggraeni Diyah Wardani

2. Gilang Riski Nurcahyo

3. Melinda Saskia F

4.  Indah Auliya Agustiningrum

5. Aldiansyah Surya Hadiwijaya

6. Esti Munfandilah

7. Haniatul Mudawamah

8.   Ihdiana Nur Azizah

9. Lina Huzaimatul anfariyah

10.Mohammad Damarjati

11. Mafida Kusumaningrum

12. Leila Emira Royani

13. Herma Rio Candra Saputra

14. Shella Oki Tyana

15. Vina Amalia E.K

SENI BACA QUR’AN ( SBQ )

IMG-20161021-WA0016

Seni baca Al Qur’an ialah bacaan Al Qur’an yang bertajwid diperindah oleh irama dan lagu. Seni baca Al Qur’an di SMA N 1 GEGER  dibimbing/dilatih oleh Bu Hanif.
Al Qur’an tidak lepas dari lagu. Di dalam melagukan Al Qur’an atau taghonni dalam membaca Al Qur’an akan lebih indah bila diwarnai dengan macam-macam lagu. Untuk melagukan Al Qur’an , para ahli qirro di Indonesia membagi lagu atas 7 ( tujuh ) macam bagian sepeti tersebut diatas:

Adapun 7 ( tujuh ) macam lagu di atas masih dibagi dalam beberapa cabang. Macam – macam lagu dan cabangnya antara lain :
1. Bayati
a. Qoror
b. Nawa
c. Jawab
d. Jawabul jawab
e. Nuzul ( turun )
f. shu’ud ( naik )

Simaan Al-Qur’an

SIMAAN AL-QUR’ANIMG-20161015-WA0004

Semaan Al-Quran Di Pendopo Kabupaten Madiun diikuti oleh ribuan jamah dari mana, contohnya yaitu jamaah Dzikir dan shalawat SMA N 1 GEGER, mengikuti semaan Al-Quran yang semata – mata mencari Ridho Allah SWT..
Semaan Al-Quran  adalah suatu kegiatan da’wah bil hal dan ibadah “murni”, yang tidak ada kaitannya dengan kepentingan-kepentingan duniawi. Para Ulama’ sering menegaskan bahwa ibarat kapal, majlis semaan Al-Quran ini adalah kapal yang mengibarkan bendera hitam, Lambang kematian atau akhirat. Jadi tujuannya sudah jelas dan pasti, siapapun yang terlibat dan melibatkan diri didalamnya harus menyesuaikan diri dengan tujuan tersebut. Secara lahiriyah, isi kegiatannya berupa rangkaian ibadah ‘amaliyah kolektif yang intinya:
Pertama: menegakkan pelaksanaan sholat fardlu lima waktu secara berjamaah dan tepat waktu.
Kedua: di sela-sela pelaksanaan sholat lima waktu, sambil menanti pelaksanaan sholat yang berikut, seluruh yang hadir menyibukkan diri dengan Al-Quran. Baik dengan membaca, menyimak, atau berkontribusi yang lain sesuai dengan kemampuan dan kesempatan masing-masing dengan tetap fokus untuk tabarruk pada Al-Quran.
Ketiga: Berdoa – bermunajat bersama, memohon kepada Allah bagi sebanyak-banyak orang, yang sudah wafat, yang masih hidup, dan bahkan yang belum dilahirkan, yaitu semua anak cucu (dzurriyah), dan juga mendoakan saudara-saudara sebangsa (Indonesia) dan seluruh umat nabi Muhammad SAW.