PENEMPUHAN DAN PENGUKUHAN JAS MPK 2020/2021

Hai teman-teman

Kembali lagi dengan MPK 2020/2021.  Kali ini kami ingin berbagi pengalaman seputar Penempuhan Jas yang dilakukan Secara Online. Kalian tau nggak sih, apa itu Penempuhan Jas? Nah, jadi Penempuhan Jas adalah proses yang berisi serangkaian kegiatan keorganisasian MPK yang harus dilakukan oleh anggota MPK kelas 10. Mulai dari pengetahuan, perasaan, dan emosinal kita dicampur aduk jadi satu.

Nah! Mengingat saat ini masih dalam keadaan pandemi, maka mekanisme Penempuhan jas kali ini jauh berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Kali ini, Penempuhan Jas dilakukan secara Online melalui Elearning pada tanggal 3 April 2021. Seluruh peserta diberikan beberapa materi antara lain seperti Kepengurusan Organisasi, Program Kerja, serta Inovasi MPK kedapannya. Selain itu, peserta juga diwajibkan mengerjakan beberapa tugas dan studi kasus yang diberikan oleh MPK Kelas 11 untuk mengajak kita berfikir lebih kritis guna menyelesaikan problematika seputar organisasi yang mungkin muncul. Forum diskusi juga dibuka di E-Learning sebagai wadah untuk diskusi lebih lanjut dengan Kelas 11.

Walaupun dilakukan secara online, kegiatan ini masih begitu mengesankan bagi kami kok. Hah? Kok bisa? Iya, karena di kegiatan ini, kami mendapatkan banyak pengalaman betapa pentingnya menghargai perjuangan untuk mendapatkan sesuatu, yang pastinya diiringi dengan komunikasi, koordinasi, dan kekompakkan yang baik dan jelas di setiap langkahnya.

Oiya guys!

Setelah kami berhasil menyelesaikan proses penempuhan jas, kegiatan dilanjutkan dengan pengukuhan jas yang berupa siraman kembang yang dilaksanakan pada hari berikutnya. Siraman ini memiliki arti filosofis yang begitu dalam tentunya! Ada nilai-nilai keharmonisan dan keselarasan. Dengan dilaksanakannya pengukuhan jas ini, maka kami sebagai anggota MPK kelas 10 telah benar-benar berhasil dan sah mendapatkan jas MPK.

SIDANG TENGAH TAHUN 2020/2021 ONLINE

Assalamu’alaikum teman-teman semua.

Gimana nih kabarnya?  Kembali lagi dengan MPK SMAN 1 Geger Periode 2020/2021 dengan artikel terbaru lagi nih. Kali ini kami akan membahas perihal Sidang Tengah Tahun 2020/2021 yang dilaksanakan secara Online. Langsung saja yuk!!
Sidang Tengah Tahun atau disebut juga STT, merupakan program kerja wajib MPK SMAN 1 Geger setiap tahunnya. STT diadakan untuk mengevaluasi kinerja OSIS selama satu semester, juga membahas program kerja OSIS yang belum atau akan terlaksana. Bukan hanya itu, STT diadakan dengan tujuan menyampaikan aspirasi-aspirasi siswa terkait sekolah maupun program kerja OSIS.
Secara garis besar, pelaksaan STT dibagi menjadi dua tahap yakni Sidang Komisi dan Pleno yang biasanya dilaksanakan pada hari yang sama. Namun, mengingat keadaan kali ini masih pandemi, kami memutuskan untuk mengubah hampir seluruh mekanisme STT 2020/2021. Sidang Komisi diubah menjadi Pra-STT dan berlangsung selama tiga hari sebelum Sidang Pleno. Namun, dikarenakan ada beberapa kendala, Sidang Pleno STT tahun ini baru dapat terlaksana beberapa hari setelah Pra-STT.
Pada tahun-tahun sebelumnya STT dilaksanakan langsung di sekolah dan dihadiri oleh beberapa guru, Ketua dan Wakil Ekstrakulikuler, seluruh Pengurus OSIS, serta seluruh anggota MPK tentu saja hehehe. Namun lagi-lagi, mengingat kondisi yang tidak memungkinkan, kami harus mengurangi jumlah peserta sidang, baik Pra-STT maupun Pleno.
Dengan kondisi saat ini, kami memiliki inovasi yakni melaksanakan STT 2020/2021 secara online. Sidang Pleno dilaksanakan secara virtual melalui aplikasi Microsoft Teams. Sidang online yang dilaksanakan menggunakan aplikasi Microsoft Teams, dihadiri oleh anggota MPK dan OSIS, serta perwakilan ekstrakulikuler. Sedangkan pada sidang offline yang dilaksanakan di sekolah, dihadiri oleh kepala sekolah, pembina kesiswaan dan asisten kesiswaan, ketua dan bendahara OSIS, serta beberapa anggota MPK.
Walau begitu, maksud dan tujuan Sidang Tengah Tahun 20/21 masih sama dengan tahun-tahun sebelumnya kok. Seluruh aspirasi yang sudah ditampung oleh MPK berhasil disampaikan dengan baik dan mendapat tanggapan yang baik pula. Mission complete! Yeayy!!

Itulah sedikit penjelasan dari kami selaku MPK terkait dengan Sidang Tengah Tahun 2020/2021 Online, semoga bermanfaat dan InsyaAllah kami akan mengupdate lagi untuk artikel selanjutnya yaaa.
Terimakasih teman-teman, Wassalamu’alaikum.

KELENGKENG

Kelengkeng atau disebut juga dengan Lengkeng, Matakucing, atau juga Longan memiliki nama latin Dimocarpus Longan. Tanaman dikotil ini berasal dari Myanmar dengan ciri-ciri seperti kebanyakan tumbahan dikotil lainnya, seperti batang bercabang banyak, berakar tunggang yang panjang dan kuat, berdaun rimbun dan mirip daun rambutan dengan tulang daun meyirip bertipe daun majemuk. Buah tanaman ini mempunyai kulit berwarna coklat muda dengan daging bening dan bijinya berwarna hitam. Tanaman ini dapat tumbuh di daratan dengan ketinggian antara 200-600 di atas permukaan laut dan beriklim basah dengan musim kemarau tidak lebih dari empat bulan. Tanaman dikotil ini berkembang biak secara alami dengan cara generatif menggunakan biji. Sementara perkembangbiakan secara buatan dengan cara vegetatif, yaitu dengan melakukan cangkok. Tanaman ini biasanya dimanfaatkan untuk dikonsumsi buahnya. Buah kelengkeng sendiri memiliki banyak manfaat untuk kesehatan misalnya menjaga kesehatan jantung, mencegah penyakit batu ginjal mengatasi diabetes, menguatkan tulang dan masih banyak lagi.

SAWO KECIK

Sawo Kecik atau dalam bahasa latin disebut Manila kauki merupakan sejenis tanaman penghasil buah pangan yang merupakan suku sawo-sawoan atau biasa disebut Sapotaceae. Sawo kecik diperkirakan berasal dari India dan tersebar di kawasan Asia tropis dan Amerika tropis. Tumbuhan ini memiliki ciri-ciri berakar tunggang, berbatang kayu, memiliki daun yang menyirip, buahnya berbentuk bulat telur atau telur sungsang mempunyai kulit pembungkus yang sangat tipis namun mudah dikelupas. Tumbuhan yang berbentuk pohon ini biasanya berfungsi sebagai tanaman hias pekarangan dan pelindung. Pohon ini mudah ditemukan di dataran rendah hingga sedang. Cara perkembang biakan tumbuhan ini adalah dengan biji, baik secara generatif maupun vegetatif. Sawo Kecik atau dalam bahasa latin disebut Manila kauki merupakan sejenis tanaman penghasil
buah pangan yang merupakan suku sawo-sawoan atau biasa disebut Sapotaceae. Sawo kecik diperkirakan berasal dari India dan tersebar di kawasan Asia tropis dan Amerika tropis. Tumbuhan ini memiliki ciri-ciri berakar tunggang, berbatang kayu, memiliki daun yang
menyirip, buahnya berbentuk bulat telur atau telur sungsang mempunyai kulit pembungkus yang sangat tipis namun mudah dikelupas. Tumbuhan yang berbentuk pohon ini biasanya berfungsi
sebagai tanaman hias pekarangan dan pelindung. Pohon ini mudah ditemukan di dataran rendah hingga sedang. Cara perkembang biakan tumbuhan ini adalah dengan biji, baik secara generatif
maupun vegetatif.

SAWO

Sawo atau disebut juga Manikara Zapota dalam bahasa latin, adalah pohon buah yang termasuk dalam famili Sapotaceaeyang berasal dari Amerika Tengah dan Meksiko. Pohon buahnya dikenal dengan beberapa nama seperti sawo, sauh atau sauh manila, atau ciku. Tanaman sawo memiliki banyak jenis, diantaranya sawo kecik dan sawo liar. Manfaat buah sawo diantaranya adalah menyehatkan saluran cerna, mencegah infeksi bakteri, menormalkan tekanan darah, mencaga kesehatan sistem saraf, mempercepat proses penyembuhan luka di kulit, dan masih banyak lagi. Tanaman sawo memiliki ciri ciri pada buah yang berbentuk oval atau lonjong, batang nya berkayu yang keras dan kuat, akar termasuk dalam akar
tunggang, biji dilapisi daging buah, dan pada daunnya termasuk golongan daun tidak lengkap karena hanya mempunyai tangkai dan daun. Sawo manila banyak ditanam di daerah dataran rendah, meski dapat tumbuh dengan baik hingga ketinggian sekitar 2500 mdpl. Pohon sawo tahan terhadap kekeringan, salinitas yang agak tinggi, dan tiupan angin keras. Tanaman sawo bisa rutin dipupuk sebulan sekali sampai berusia 8 bulan. Tanaman ini tidak mengenal musim. Artinya seluruh ranting pohon bisa berbunga bergiliran, sehingga dapat menghasilkan sepanjang tahun. Tapi supaya bisa berbunga, tanaman harus mendapat sinar matahari yang cukup banyak sepanjang hari.

RAMBUTAN

Rambutan memiliki nama latin Nephelium lappaceum merupakan tanaman tropis golongan suku lerak-lerakan yang berasal dari Asia Tenggara. Kata rambutan sendiri berasal dari buahnya yang mempunyai kulit menyerupai rambut. Tanaman ini mempunyai ketinggian mencapai 8 meter, memiliki biji buah yang berjenis
dikotil, daun menyirip majemuk, batang berkambium, akar tunggang serta buah berwarna hijau saat mentah dan berwarna merah saat sudah matang. Tanaman ini dapat tumbuh di dataran rendah daerah tropis dengan ketinggian sekitar 30-500 meter di atas permukaan laut. Rambutan bisa diperbanyak dengan cara generatif,
vegetatif maupun okulasi. Tanaman ini memiliki banyak manfaat antara lain untuk mengobati sakit demam, menjaga kesehatan jantung, mencegah penyakit batu ginjal, mengobati sariawan, dan lain-lain.

PUCUK MERAH

Pucuk Merah dalam bahasa latinnya bernama Syzigium oleina. Tumbuhan ini berasal dari negara Bangladesh, Borneo, Jawa, Semenanjung Malaya,Myanmar, Filipina , Sumatera, dan Thailand . Pucuk merah merupakan tanaman yang berciri khas memiliki daun yang berwarna merah dan hijau. Daun tumbuh rapat antara satu daun dengan daun lainnya. Tekstur daun halus dengan panjang daun berkisar 5 cm dan permukaan daun yang mengkilap. Saat daun masih pucuk dan muda, daun akan berwarnamerah. Kemudian warna daun akan berubah menjadi hijau saat daun semakin tua. Inilah alasan tanaman ini dikenal dengan nama pucuk merah. Tanaman ini akan selalu menghasilkan dua warna karena daun muda yang berwarna merah akan bermunculan sehingga warna tanaman menjadi hijau merah. Tanaman pucuk merah mempunyai manfaat yaitu melindungi tubuh dari radikal bebas, menurunkan kadar asam urat, dan mengatasi stress.

SALAM

Salam adalah nama pohon penghasil daun rempah dengan nama ilmiah Syzygium polyanthum. Pohon ini banyak tumbuh di daerah Asia Tenggara, seperti Burma, Indocina, Thailand, Semenanjung Malaya, Sumatera, Kalimantan dan Jawa. Tanaman ini berakar tunggang dan memiliki batang yang kuat dengan bagian permukaan beralur. Daun pohon salam berbentuk lonjong, elips, ataupun bulat telur dengan tulang daun menyirip. Pohon salam mempunyai bunga yang memiliki dua jenis kelamin sekaligus, yaitu jantan dan betina. Pohon salam juga memiliki buah berbentuk bulat dan mempunyai tekstur berdaging dengan warna merah. Pohon salam berkembangbiak secara generatif dengan biji dan secara vegetatif menggunakan stek daun. Pohon sala dapat tumbuh di hutan primer dan skunder dengan ketinggian hingga 1000 meter di atas permukaan laut. Daun pohon salam bermanfaat bagi kesehatan seperti mampu mencegah komplikasi diabetes, mengobati batu ginjal, membakar lemak tubuh, mengobati asam urat, meredakan peradangan, bersifat
anti-inflamasi, mencegah darah tinggi, meningkatkan kinerja jantung,
mengobati batuk, mengatasi sembelit, dan masih banyak lagi.

PALEM KIPAS

Palem kipas memiliki nama latin Livistona saribus. Tanaman ini berasal dari hutan sekunder Madagaskar,di Indonesia. Tanaman ini berkembang biak dengan cara generatif. Palem kipas dapat tumbuh pada ketinggian 600 mdpl, pohon ini dapat tahan terhadap angin kencang. Pohon palem kipas memiliki ciri-ciri antara lain, panjang tangkai daun hingga ujung daun mencapai 4 meter, tingginya mencapai 10 meter dengan diameter batangnya sekitar 30-50 cm, pohon ini berbunga setiap tahun yang berwarnaputih dan ukurannya besar, buahnya berwarna coklat, dan bijinya berwarna kebiru-biruan. Tanaman ini biasanya digunakan sebagai tanaman hias.

PALEM

Palem memiliki nama latin Arecaceae merupakan salah satu jenis tanaman yang bisa tumbuh di daerah mana saja. Tanaman ini berasal dari Madagaskar. Persebaran pohon palem sangat luas dan dapat
ditemukan di daerah tropis maupun subtropis. Palem memiliki ciri-ciri seperti memiliki bentuk cabang yang tidak bercabang dan berkambium, bentuk daunnya tersusun menyirip dan majemuk, daunnya memiliki panjang 3 meter, tinggi pohon ini mencapai 15-30 meter, buah pohon palem berukuran besar dengan diameter batang rata-rata 4 cm. Penyerbukan bunga palem biasanya dilakukan oleh burung-burung kecil ataupun serangga. Palem akan menghasilkan biji untuk pertama kalinya pada usia 5 tahun. Tumbuhan palem biasanya dimanfaatkan sebagai tanaman hias. Selain itu, tumbuhan ini mampu menyerap polusi sehingga dapat meningkatkan kualitas udara di sekitarnya.